HELLO.ID – Presiden Jokowi dan Prabowo memiliki visi-misi yang sama sehingga masa transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo ke Prabowo Subianto tidak akan ada hambatan.
Presiden dan wakil presiden terpilih periode 2024-2049 itu berkomitmen melanjutkan program-program pemerintahan Presiden Jokowi.
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto menyampaikan hal itu di di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (28/4/2024).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karena memang Pak Prabowo dan Mas Gibran, dimana PAN bagian dari Koalisi Indonesia Maju, kami mengusung berkelanjutan,” ujarnya.
“Jadi masa transisi ini tidak akan ada semacam dinamisasi yang mengkhawatirkan, saya yakin tidak ada.”
“Termasuk guncangan politik Insyaallah tidak ada karena Pak Jokowi dan Pak Probowo itu visi-misinya sama,” ucap dia.
Sebelumnya, Rabu (24/4/2024), Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan Prabowo-Gibran sebagai Pasangan Capres dan Wapres terpilih pada Pemilu 2024 sesuai dengan Keputusan KPU Nomor 504 Tahun 2024.
Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari menjelaskan bahwa Prabowo-Gibran berhasil meraih 96.214.691 suara atau 58,59 persen.
Dari total suara sah nasional dan memenuhi sedikitnya 20 persen suara di setiap provinsi yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.
Yandri pun meyakini masa transisi kepemimpinan tersebut tidak akan menimbulkan gejolak politik.
“Saya meyakini tidak ada kendala ataupun rintangan-rintangan untuk Pak Jokowi akan mewariskan, melanjutkan kepemimpinan itu kepada Pak Prabowo, itu Insyallah tidak akan ada hambatan.”
“Begitu juga Pak prabowo mewarisi kekuasaan Pak Jokowi itu Insyallah tidak akan ada hambatan,” kata Yandri.***



