HELLO.ID – Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto mengatakan anak-anak Suku Dayak harus mendapatkan kehidupan yang layak, terutama dalam aspek pendidikan.
Pernyataan tersebut diungkap Prabowo merespons harapan yang dilontarkan ribuan Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR).
Pasukan Merah ditemuinya dalam Bahaupm Bide Bahana (Silaturahmi) di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (20/1/2024).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
\”Anak-anakmu, cucu-cucumu harus mendapat pendidikan yang sebaik-baiknya,\” kata Prabowo.
Prabowo pun menyebut dirinya telah menempuh sejumlah cara untuk memperjuangkan hak anak-anak Dayak.
Lihat juga konten video, di sini: Menangkan Pilpres Satu Putaran, Komfederasi Serikat Pekerja Nusantara Dukung Prabowo – Gibran
Salah satunya dengan meminta pertimbangan khusus bagi masyarakat Dayak dalam seleksi masuk TNI, saat melakukan rapat dengan Komisi I DPR RI.
Baca Juga:
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”
\”Saya sebagai Menteri Pertahanan sudah bicara dengan Komisi I DPR yang mengurus pertahanan.\”
\”Waktu itu ada wakil dari Kalimantan minta untuk persyaratan masuk TNI supaya ada pertimbangan khusus untuk suku Dayak.\”
\”Dan saya sudah mengatakan bahwa saya mendukung permintaan itu,\” jelas Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo juga mengatakan Pulau Kalimantan memiliki banyak kekayaan yang harus dirasakan oleh semua rakyatnya.
Baca Juga:
For the Reasons that Matter: Kampanye Multi-Negara yang Menyoroti Kesehatan Pernapasan Dewasa
Dorong Revolusi Pangan Global, Teknologi “Food Processing” Jepang Tampil di Panggung Dunia
Ia pun mengatakan potensi itu harus dilestarikan agar berusia panjang.
\”Agar tanah leluhur saudara selalu dijaga, dilindungi, saudara dan keluargamu harus menikmati keadlilan, harus menikmati kebaikan adat saudara,\” tutur dia.
Bagi Prabowo, masyarakat Dayak selalu memiliki kemurnian hati untuk membela Tanah Air.
Ia juga menjelaskan pernah menjadi saksi betapa Suku Dayak mendedikasikan hidupnya untuk negara.
\”Saya saksi sendiri, beberapa sukarelawan Dayak tanpa gaji, tanpa surat keputusan, tanpa pangkat, berjuang bersama TNI,\” tuturnya.
\”Berjuang bersama saya, sangat membantu saya, dan menyebabkan pasukan saya dinilai waktu sebagai pasukan tempur TNI yang terbaik,\” pungkas dia.***
Baca Juga:
Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital




