Home / HOT NEWS

Jumat, 12 November 2021 - 16:45 WIB

Tiga Jembatan Putus Akibat Longsor Kabupaten Bener Meriah, Longsor Ada di 10 Lokasi

Tanah longsor terjadi di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. /Dok. BPBD Kabupaten Bener Meriah

Tanah longsor terjadi di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. /Dok. BPBD Kabupaten Bener Meriah

HELLO РTanah longsor terjadi di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada Senin, 8 November 2021, sekitar pukul 09.00 WIB.

Peristiwa itu mengakibatkan tiga jembatan putus dan sejumlah rumah warga rusak.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah, terdapat 21 rumah warga rusak.

Pihak BPBD setempat masih melakukan proses pendataan di lokasi terdampak yang berada di Jalan Kampung Blang Paku.

Di samping itu, material longsor terdapat di daerah aliran sungai (DAS) Peusangan dan 10 titik longsoran lain di kabupaten ini.

Peristiwa tanah longsor yang terjadi setelah hujan berintensitas tinggi tersebut berdampak pada 50 jiwa serta 6 KK terpaksa mengungsi sementara waktu.

Baca Juga :   Puan: Selamat 76 Tahun Kemenag dalam Menjaga Keutuhan Bangsa di Tengah Keberagaman

Adapun tiga kecamatan terdampak longsor, antara lain:

1. Kecamatan Bukit di Kampung Tingkem Asli, Tingkem Bersatu dan Weh Pongas;

2. Kecamatan Weh Pesam di Kampung Jamur Ujung dan Blang Paku serta;

3. Kecamatan Bandar di Kampung Pilar Jaya dan Reje Guru.

BPBD Kabupaten Bener Meriah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait upaya percepatan penanganan bencana longsor.

Dan mengerahkan alat berat berjenis eskavator untuk membersihkan material longsor di sekitar lokasi terdampak.

Baca Juga :   Sebagian Besar Penyintas Memutuskan ke Rumah, Banjir Jember Mulai Surut

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir di wilayah:

Pulau Aceh, Bener Meriah, Aceh Tenggara, Langsa, Bireuen dan sekitarnya pada Jumat, 12 November 2021.

Sedangkan pada prakiraan cuaca tiga harian per 12 sampai 14 November 2021, Kabupaten Bener Meriah terpantau berawan, cerah berawan dan cerah.

Hasil analisis inaRISK menunjukkan wilayah Kabupaten Bener Meriah memiliki potensi bencana tanah longsor pada tingkat sedang hingga tinggi yang berdampak pada 10 Kecamatan yang termasuk di dalamnya Kecamatan Bukit, Weh Pesam dan Bandar.

Baca Juga :   Tanah Longsor di Lumajang Akibatkan Jalur Antar Desa Terputus dan Dua Rumah Rusak

BNPB terus mengimbau masyarakat dan pemerintah setempat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.

Khususnya hidrometeorologi basah akibat dampak fenomena La Nina di Indonesia.

Langkah mitigasi bencana tanah longsor juga dapat dilakukan dengan melakukan penanaman pohon pada daerah yang rawan longsor.

Dengan cara terasering serta membuat sistem peringatan dini sederhana bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor jika terdampak potensi gerakan tanah akibat curah hujan lebat.***

Share :

Baca Juga

HOT NEWS

Aktivis Perempuan Sampaikan Dukungan untuk RUU TPKS: Mbak Puan Tidak Sendirian

HOT NEWS

BMKG Beri Peringatan Dini untuk Provinsi Jatim, Catat Nama Kota dan Kabupatennya

HOT NEWS

Benarkah Kebangkrutan BUMN Direncanakan? Mengapa Mereka Melakukan Hal Ini?

HOT NEWS

Harun Masiku Belum Ketemu Juga, KPK Tingkatkan Pencarian Buronan Suap

HOT NEWS

Rasa Aman dalam Beribadah adalah Hal yang Diharapkan Seluruh Umat Beragama

HOT NEWS

Ciptakan Jurnalis yang Kompeten, PWRI Bogor Gelar Pelatihan Jurnalistik

HOT NEWS

Vaksin Poduksi Dalam Negeri Dipertimbangkan Sebagai Booster, Termasuk Vaksin Nusantara

HOT NEWS

Bahas Sinergitas TNI-Polri, Panglima TNI Bertemu Kapolri di Mabes Polri