Home / HOT NEWS

Selasa, 16 November 2021 - 16:43 WIB

Rabu, Presiden Jokowi akan Lantik Jend Andika Perkasa sebagai Panglima TNI 

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI, Andika Perkasa. (Instagram.com/@andikaperkasa.id)

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI, Andika Perkasa. (Instagram.com/@andikaperkasa.id)

HELLO – Presiden Joko Widodo akan melantik Panglima TNI Jend Andika Perkasa sebagai Panglima TNI pada Rabu 17 November 2021 besok.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Negara saat memberi keterangan pers usai meresmikan Tol Serang – panimbang pada Selasa 16 November 2021. 

Baca Juga :   Apartemen Tersangka Kasus KSP Indosurya Senilai Rp160 Miliar Disita Polisi

“Pelantikan Panglima In Syaa Allah besok. Hari Rabu,” jelas Presiden Jokowi singkat.

Sebelumnya, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi hartono juga sudah menyampaikan bahwa pelantikan akan diadakan di Istana Negara.

Baca Juga :   Daftar Lengkap Nama-nama Duta Besar yang Dilantik Presiden Jokowi

Selain melantik Panglima TNI, Kepala Negara menurtu heru juga akan melantik sejumlah pejabat penting lain.

Baca Juga :   Jabodetabek Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat dan Disertai dengan Petir

“Ada pelantikan duta besar untuk negara sahabat,” jelas heru. 

Seperti diketahui, DPR RI telah menyetujui usulan nama calon Panglima TNI yang diajukan Presiden Joko Widodo, yaitu jend Andika Perkasa.

Share :

Baca Juga

HOT NEWS

Farid Okbah dkk Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Terlibat Pendanaan Teroris JI

HOT NEWS

Puan Minta Presiden Segera Kirim Surpres, RUU TPKS Sah Jadi Inisiatif DPR

HOT NEWS

Presiden Jokowi Ajak Sejumlah Dubes Tinjau Persemaian Rumpin, Kabupaten Bogor

HOT NEWS

Puan Maharani Imbau Maksimalkan Pelaksanaan Fungsi Dewan untuk Kesejahteraan Rakyat

HOT NEWS

Semoga Pak Jokowi Tidak Ngotot untuk Memperpanjang Masa Jabatan Presiden

HOT NEWS

Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri

HOT NEWS

Pemilih Prabowo Subianto Lebih Solid, Pemilih Jokowi pun Jatuh Hati Padanya

HOT NEWS

Soal Permendikbud yang Meresahkan, Karena Dianggap Melegalkan Perzinahan