Putusan MA, Perbuatan HRS Menyebabkan Terjadinya Keonaran di Media Massa

  • Share
Ilustrasi Habib Rizieq Shihab. /Dok. Hallo.id/M. Rifa'i Azhari

Oleh: M Rizal Fadillah, Pemerhati Politik dan Kebangsaan

HELLO – Akhirnya Mahkamah Agung memutus Kasasi Habib Rizieq Shihab dengan hukuman 2 (dua) tahun penjara.

Semula PN Jakarta Timur menghukum HRS 4 tahun akibat menyebarkan berita bohong hasil test SWAB dan berita bohong tersebut telah menyebabkan keonaran.

Bagi Mahkamah Agung ternyata keonaran itu hanya di media massa.

BACA JUGA :  Politisi Max Sopacua, Aktivis Partai Demokrat Versi Moeldoko, Meninggal Dunia

“Meskipun terdakwa telah terbukti melakukan perbuatan dengan menyiarkan berita bohong akan tetapi akibat terbitnya keonaran dari perbuatan terdakwa hanya di tataran media massa.”

“Tidak terjadi konflik jiwa/fisik atau harta benda” kata Jubir MA Andi Samsan Nganro. Majelis Kasasi diketuai oleh Suhadi dan anggota Suharto dan Soesilo.

Menggembirakan karena hukuman HRS semula 4 tahun berkurang menjadi 2 tahun dengan dakwaan melanggar Pasal XIV ayat (1) UU No 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

  • Share