Home / HOT NEWS

Selasa, 16 November 2021 - 16:13 WIB

Polda Banten Berhasil Ringkus Kronologis OTT Oknum Pegawai BPN Lebak

Polda Banten sampaikan hasil tindak lanjut OTT Ditreskrimsus yang dilakukan terhadap oknum pegawai BPN. /Dok. tribratanews.polri.go.id

Polda Banten sampaikan hasil tindak lanjut OTT Ditreskrimsus yang dilakukan terhadap oknum pegawai BPN. /Dok. tribratanews.polri.go.id

HELLO – Polda Banten sampaikan hasil tindak lanjut Operasi Tangkap Tangan (OTT) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) yang dilakukan terhadap oknum pegawai BPN pada Jumat 12 November 2021 lalu di Kantor BPN Kabupaten Lebak.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Pol. Shinto Bina Gunawan Silitonga, S.I.K., M.Si., mengatakan dasar penyidikan terhadap OTT oknum pegawai BPN berawal dari informasi masyarakat yang kemudian dituangkan dalam Laporan Informasi (LI) dan ditindaklanjuti dengan Laporan Polisi (LP) Nomor 443 tanggal 13 November 2021.

Baca Juga :   Bupati Kabupaten Bogor Ade Yasin Ditangkap KPK dalam Operasi Tangkap Tangan

“Sejak 13 November 2021, Ditreskrimsus Polda Banten melakukan penyidikan tindak pidana korupsi hasil OTT, artinya penyidik temukan fakta-fakta hukum tentang korupsi,” ucap Kabid Humas Polda Banten saat press conference di Aula Bidhumas Polda Banten pada Senin 15 November 2021.

Baca Juga :   Jasad Bayi Ditemukan Mengambang di Kali Cipinang Jaktim, Polisi Masih Selidiki

Hingga hari ini Polda Banten sudah menetapkan 2 tersangka pungli yaitu RY (57), PNS Bagian Penata Pertanahan di Kantor BPN Lebak PR (41), Pegawai Pemerintah Non PNS pada Bagian Administrasi Kantor BPN Lebak.

Wadirreskrimsus Polda Banten AKBP. Hendy Febrianto Kurniawan, S.I.K., S.H., M.H., M.Si., menjelaskan bahwa sejak Desember 2020, seorang perempuan inisial LL, mengajukan permohonan Sertifikat Hak Milik (SHM) terhadap tanah yang dibelinya seluas 30 ha di Desa Inten Jaya Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak.

Baca Juga :   Presiden 'Semprot' Mendag Luthfi Soal Impor Bawang Putih

Pengurusan awal dikuasakan LL kepada DD, dimana ketika itu LL sudah memberikan dana sebesar Rp117.000.000, namun hingga DD meninggal dunia, pengurusan SHM tidak ada progres.

Pasca DD meninggal dunia, LL menguasakan pengurusan SHM kepada MS yang berprofesi sebagai Lurah di Lebak.

Share :

Baca Juga

HOT NEWS

Jokowi akan Lantik Jenderal Andika Jadi Panglima TNI dan Dudung Jadi KSAD

HOT NEWS

Mengapa Menteri Nadiem Ditafsirkan Melegalisasi Zina, dan Juga LGBT?

HOT NEWS

Banjir Kabupaten Katingan Merendam Tujuh Kecamatan, Akibat Hujan Intensitas Tinggi

HOT NEWS

Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II2 gunung Sindur Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2022

HOT NEWS

Media Hello.ID Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin

HOT NEWS

Politikus Gerindra Sebut Grace Natalie Kehabisan Akal untuk Kritik Gubernur Anies Baswedan.

HOT NEWS

Mengapa Tangki Kilang Pertamina Cilacap Terbakar, Benarkah Akibat Serangan Petir?

HOT NEWS

Lapas Kelas IIA Cibinong Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2022