HELLOIDN.COM – Partai NasDem memberi tanggapan terkait berkembangnya isu Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh akan bergabung dengan koalisi Prabowo-Gibran.
Isu itu berkembang usai Surya Paloh melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu, 18 Februari 2024 malam.
Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya langsung buka suara terkait berkembangnya isu tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ah terlalu dini. Pak Surya orang yang strick dengan sikap-sikap beliau, jadi kita saling menghormati,” kata dia Senin, 19 Februari 2024.
Menurutnya, saat ini Partai NasDem akan terus berkomitmen untuk mengawal pemerintahan hingga masa jabatan Jokowi ini selesai pada Oktober tahun ini.
“Kalau khusus untuk presiden Jokowi pemerintahan kali ini komitmen partai Nasdem permintaan pak surya mendukung presiden Jokowi sampai selesai.”
Baca artikel lainnya di sini : Soal Kesiapan PDI Perjuangan Jadi Oposisi yang Berada di Luar Pemerintahan, Begini Respons Presiden Jokowi
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
“Itu kan tidak terbantah kan, kita bisa melihat bagaimana hal itu dengan tegar terus dijalankan dengan komitmen konsistensi satunya kata dan perbuatan. itu yang harus kita lihat,” bebernya.
Tak hanya itu, ia menuturkan jika pertemuan tersebut merupakan bukti kalau Surya Paloh dengan Presiden Jokowi masih memiliki komunikasi yang baik.
Lihat juga konten video, di sini : Gibran Rakabuming Raka Berencana Sowan ke Pasangan Calon Nomor 1 dan 3 Usai Quick Qount Unggul
Walaupun, pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 terlihat berseberangan.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
“Kita harus menyambut baik pertemuan ini dalam konteks bagaimana dialog ini menjadi bridging betul.”
“Komunikasi yang cair dan tidak dalam tendensi yang sifatnya baper-baperan,” ucapnya.
Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah memanggil Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Minggu, 18 Februari 2024 kemarin.
Pertemuan keduanya yang berlangsung tertutup ini dibenarkan oleh Politisi Nasdem Ahmad Sahroni.
“Dipanggil Pak Presiden,” kata Sahroni dalam pesan singkat yang diterima, Senin, 19 Februari 2024.
Selain itu, Sahroni menuturkan jika pertemuan tersebut merupakan silaturahim yang biasa dilakukan.
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Di Balik Nama Invetra: Struktur Kelembagaan yang Perlu Diketahui
“Silaturahim biasa saja,” ujarnya.***
Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional Halloupdate.com
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Kalimantanraya.com dan Sulawesiraya.com




