Mengapa Menteri Nadiem Ditafsirkan Melegalisasi Zina, dan Juga LGBT?

  • Share
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. /Instagram.com/@nadiemmakarim

HELLO – Sejak awal penunjukan sebagai Menteri Dikbudristek pengusaha ojek online ini dinilai sebagai orang yang tidak tepat dalam jabatannya.

Sepertinya Nadiem ‘kalem’ tetapi memang ternyata kontroversial juga, sejak jadi menteri

Nadiem tidak memiliki basis pengalaman manajemen pendidikan yang kuat. Banyak guru besar yang lebih pantas untuk menjabat Menteri Pendidikan.

BACA JUGA :  Putusan MA, Perbuatan HRS Menyebabkan Terjadinya Keonaran di Media Massa

Kelemahan dalam pemahaman agama mewarnai kebijakan. Road map pendidikan yang steril agama menjadi masalah publik.

Demikian juga kurikulum moderasi beragama yang dipastikan sekularistik.

Dan terakhir, kontroversi Permendikbudristek 30 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi.

Kontroversi Permen ini karena tidak memenuhi asas hukum yang baik. Secara filosofis tidak berbasis agama padahal persoalan relasi seksual itu sarat akan nilai agama.

BACA JUGA :  Politisi Max Sopacua, Aktivis Partai Demokrat Versi Moeldoko, Meninggal Dunia

Secara yuridis cacat karena tidak memiliki payung hukum Undang-Undang sejenis. RUU P-KS gagal menjadi UU.

  • Share