Home / HOT NEWS

Minggu, 14 November 2021 - 22:00 WIB

Kisah Abu Nawas dari Negeri 1001, Usulkan Usir dan Jual Kembali Kambing-kambing

Ilustrasi Abu Nawas

Ilustrasi Abu Nawas

HELLO – Di negeri 1001 keanehan, Indonesia saat ini menampilkan diri sebagai sosok yang duduk melamun dengan keluguan, kelucuan, dan kekeliruan.

Tidak berdiri dan berlari pada kepribadian yang kokoh dalam kecerdasan, keseriusan, dan kelurusan.

Baca Juga :   Indonesia Berpartisipasi pada Biden’s Democracy Summit terkait Soal Demokrasi dan HAM

Korupsi dan sogok menyogok menjadi budaya jabatan. Perizinan tidak ditandatangan jika permohonan tidak ada lampiran.

Laporan tidak berlanjut jika tidak ada kedekatan, palu kemenanganpun tidak diketuk sebelum jelas pembuktian.

Baca Juga :   Usai Disahkan Sebagai RUU Inisiatif, Begini Tahapan Hingga RUU TPKS Resmi Jadi UU

Kisah pertama, Abu Nawas menerima keluhan teman soal sulit mendapat tanda tangan dari pengambil keputusan yang tidak mau tahu tentang kedalaman masalah.

Si pejabat selalu menyatakan “jangan terlalu dalam” maksudnya yang penting adalah kontribusi dan urusan segera beres.

Baca Juga :   Terkait Kecelakaan Mobil vs Motor di Tangerang, Polisi Periksa Pengemudi Porsche

Abu Nawas menyarankan dan sarannya dijalankan teman. Dikirim wadah bagus berisi tai kebo yang diatasnya dilapisi mentega.

Share :

Baca Juga

HOT NEWS

Prabowo Subianto Didoakan Jadi Pemimpin Indonesia Saat Kunjungi Ponpes Attauhidiyah Tegal

HOT NEWS

Ketua DPR RI Puan Maharani: DPR akan Segera Bahas RUU TPKS dengan Pemerintah

HOT NEWS

Polres Jakpus Bentuk Tim Khusus Buru Bandar Narkoba yang Melindas Polisi

HOT NEWS

Mengapa Tangki Kilang Pertamina Cilacap Terbakar, Benarkah Akibat Serangan Petir?

HOT NEWS

Kader Partai Gerindra Diminta Mulai Suarakan Ahmad Riza Patria sebagai Cagub DKI Jakarta

HOT NEWS

Polda Sumut Arrest Illegal Sellers of Pangolin Scales and Swallows Nest

HOT NEWS

Lapas Narkotika Gunung Sindur Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri

HOT NEWS

PWRI Kabupaten Bogor dan Bakornas Fasilitasi Mediasi Perdamaian Konflik Wartawan