Harus Tepat Sasaran dan Terukur, Semua Kementerian/Lembaga Agar Segera Eksekusi Makan Bergizi Gratis

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 24 Oktober 2024 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat kabinet perdana di Istana Merdeka. (Facebook.com @Setkab RI)

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat kabinet perdana di Istana Merdeka. (Facebook.com @Setkab RI)

HELLO.ID – Presiden RI Prabowo Subianto mengimbau semua Kementerian/Lembaga untuk segera mengeksekusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara tepat sasaran.

Hal ini ditegaskan Prabowo dalam rapat Kabinet Merah Putih perdana di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2024).

“Kemudian program makan bergizi. Kepala Badan gizi nasional dan semua K/L untuk siapkan segera.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita mulai dengan bergerak cepat, tepat sasaran, terukur tapi jangan takut dengan kesulitan,” kata Prabowo.

Dikutip Hallopresiden.com, Prabowo mengungkap masih ada beberapa pihak meragukan kemampuan pemerintah melaksanakan program MBG.

Namun, para anggota kabinet diimbau untuk jangan ragu dalam bergerak untuk mencapai target.

“Saya masih mendengar beberapa tokoh meragukan kemampuan kita untuk melaksanakan itu.”

“Saya tidak katakan bahwa ini bisa selesai dalam 1 minggu 2 minggu atau 3 bulan, tidak ada di antara kita yang punya tongkat Nabi Sulaiman.”

“Tapi kita bisa berhitung kita bisa mengelola kita bisa alokasi dana kita bisa kerahkan sumber daya,” jelasnya.

Prabowo menegaskan dirinya mempertaruhkan kepemimpinannya untuk program andalan ini.

Sebab, menurut Prabowo, makan bergizi untuk anak-anak dan ibu hamil ini penting dan strategis.

“Bagi saya makan bergizi untuk anak-anak dan ibu hamil ini adalah strategik.”

“Yang tidak mendukung hal ini silakan keluar dari pemerintahan yang saya pimpin.”

“Kita satu tim harus yakin semuanya ini bagian dari pada kebangkitan bangsa Indonesia,” kata Prabowo.

Adapun menurut Prabowo akses pendidikan bagi anak-anak di Indonesia sangat penting.

Dan ia sudah memanggil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dan Menteri Pendidikan Dasar Menengah.

Untuk membicarakan gambaran besar bagaimana pemerintah bisa membuat pendidikan menyentuh semua anak di negara ini.

“Sesudah itu tentunya kesehatan juga penting. Demokrastisasi yang paling cepat yang paling dirasakan oleh rakyat adalah kalau kita bisa beri pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita.”

“Kesehatan yang memadai untuk seluruh rakyat kita. Itu adalah demokrasi yang sebenarnya saudara-saudara,” ujar Prabowo.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoemiten.com dan Businesstoday.id

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Jatimraya.com dan Hallokaltim.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

PPWI Gelar Seminar Nasional dan Rakernas Dalam Rangka HUT ke-18, Wilson Lalengke : Perkuat Peran Pewarta Warga di Era Digital
GPK RI Minta Warga Tak Terprovokasi: Hati-Hati Pengalihan Isu!
Kalimantan dalam Kepungan Api, Negara Gagal Baca Sinyal Krisis Ekologis
Prabowo Kenang Kwik Kian Gie: Pejuang Ekonomi Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945
Kekerasan di Padang Sarai: Mediasi dan Proses Hukum Berjalan Beriringan, Dr Yuspan Zalukhu Angkat Bicara
Pemeriksaan Dirut Indomarco KPK Tunjukkan Lemahnya Pengawasan Bansos COVID-19
Prabowo: Negara Harus Hadir Lawan Mafia Beras yang Bikin Rakyat Miskin
Hubungan Indonesia-Uni Eropa Memasuki Babak Baru Lewat Kemudahan Visa WNI

Berita Terkait

Selasa, 11 November 2025 - 16:21 WIB

PPWI Gelar Seminar Nasional dan Rakernas Dalam Rangka HUT ke-18, Wilson Lalengke : Perkuat Peran Pewarta Warga di Era Digital

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:38 WIB

GPK RI Minta Warga Tak Terprovokasi: Hati-Hati Pengalihan Isu!

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Kalimantan dalam Kepungan Api, Negara Gagal Baca Sinyal Krisis Ekologis

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:12 WIB

Prabowo Kenang Kwik Kian Gie: Pejuang Ekonomi Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945

Selasa, 29 Juli 2025 - 21:27 WIB

Kekerasan di Padang Sarai: Mediasi dan Proses Hukum Berjalan Beriringan, Dr Yuspan Zalukhu Angkat Bicara

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

Pabrik KT&G di Indonesia Raih Sertifikat “ISO 45001”

Senin, 5 Jan 2026 - 23:19 WIB