BI Ungkap Alasan Pertumbuhan Ekonomi di Triwulan I dan II pada 2024 Lebih Tinggi dari Triwulan IV 2023

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 25 April 2024 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (X.com/@@bank_indonesia)

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (X.com/@@bank_indonesia)

HELLO.ID – Pertumbuhan ekonomi di triwulan pertama dan kedua pada 2024 lebih tinggi dari triwulan IV-2023, didukung permintaan domestik yang tetap kuat.

Ekonomi Indonesia tetap memiliki daya tahan di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan pertumbuhan ekonomi itu dalam konferensi pers virtual terkait Hasil Rapat Dewan Gubernur BI Bulan April 2024.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertumbuhan ekonomi di triwulan I dan II tahun 2024 diperkirakan akan lebih tinggi dari triwulan IV tahun 2023.”

“Didukung permintaan domestik yang tetap kuat dari konsumsi rumah tangga sejalan dengan Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah,” kata Perry di Jakarta, Rabu (24/4/2024).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,04 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada triwulan IV-2023.

Baca artikel lainnya di sini : IFC akan Perluas Operasinya di Indonesia, Begini Tanggapan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Investasi bangunan lebih tinggi dari prakiraan, ditopang oleh berlanjutnya Proyek Strategis Nasional (PSN) di sejumlah daerah dan berkembangnya properti swasta sebagai dampak positif dari insentif Pemerintah.

Meski demikian, menurut dia, konsumsi rumah tangga dan investasi non-bangunan perlu terus didorong untuk mendukung berlanjutnya pemulihan ekonomi nasional.

Baca artikel lainnya di sini : Presiden Terpilih Prabowo Subianto Kumpulkan Tim Kuasa Hukum Usai Putusan MK, Ucapkan Terima Kasih

Sementara itu, kinerja ekspor barang belum kuat dipengaruhi oleh penurunan ekspor komoditas sejalan dengan harga komoditas yang turun dan permintaan dari mitra dagang utama, seperti Tiongkok, yang masih lemah.

Berdasarkan lapangan usaha (LU), sektor industri pengolahan, informasi dan komunikasi, perdagangan besar dan eceran, serta konstruksi diprakirakan tumbuh kuat.

Secara spasial, pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah tetap baik, didukung oleh permintaan domestik, terutama konsumsi rumah tangga.

Dengan berbagai perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 diproyeksikan berada dalam kisaran 4,7 persen sampai dengan 5,5 persen.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah.

Termasuk melalui stimulus fiskal Pemerintah dengan stimulus makroprudensial BI.

Guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, khususnya dari sisi permintaan domestik.***

Artikel di atas, juga dìterbitkan di portal berita nasional ekonomi & bisnis Bisnisnews.com

Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Harianinvestor.com dan Hallojatim.com   

Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Teknik Pipa Malang, Solusi Plumbing Profesional
Pabrik Paranet di Salatiga untuk Mitra Bisnis B2B
Epoxy Lantai Jogja: Solusi Lantai Kuat, Anti Debu, dan Tahan Lama untuk Berbagai Kebutuhan
Perkuat Transparansi Industri, Levner Consulting Dorong Implementasi ISO 37001 di Sektor Konstruksi Skala Global
Website Masih Penting di Era AI dan Media Sosial, Ini Alasannya
Fast Boat Bali ke Gili Trawangan: Jadwal, Tiket, dan Rute Favorit Wisatawan
Jasa Outsourcing Profesional di Semarang, Solusi Layanan Kantor Pemerintahan
Mega Jaya Solusi Terlengkap Untuk Kebutuhan Lifting Equipment Industri Anda

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:33 WIB

Teknik Pipa Malang, Solusi Plumbing Profesional

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:49 WIB

Pabrik Paranet di Salatiga untuk Mitra Bisnis B2B

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:30 WIB

Epoxy Lantai Jogja: Solusi Lantai Kuat, Anti Debu, dan Tahan Lama untuk Berbagai Kebutuhan

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Transparansi Industri, Levner Consulting Dorong Implementasi ISO 37001 di Sektor Konstruksi Skala Global

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:45 WIB

Website Masih Penting di Era AI dan Media Sosial, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Pers Rilis

Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen

Rabu, 29 Jul 2026 - 04:08 WIB