Satria Muda Juara IBL All Indonesian 2026 Usai Kalahkan Dewa United 77-75

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 2 November 2026 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR — Satria Muda Pertamina Bandung kembali menaklukkan Dewa United Banten dalam perebutan gelar IBL All Indonesian 2026. Tim asuhan Youbel Sondakh memastikan kemenangan dramatis 77-75 pada partai final di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu malam, 1 November 2026. Hasil ini mengukuhkan Satria Muda sebagai tim pertama yang mengoleksi dua gelar juara sepanjang penyelenggaraan turnamen tersebut.

Abraham Damar Grahita memimpin kemenangan Satria Muda dengan torehan 21 poin melalui delapan tembakan masuk dari 19 percobaan. Kontribusinya sepanjang pertandingan mengantarkan pemain tim nasional Indonesia itu meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP) Final IBL All Indonesian 2026.

Pertandingan berjalan ketat sejak kuarter pertama. Satria Muda membuka laga dengan keunggulan 10-2 melalui serangan agresif yang membuat Dewa United kesulitan menemukan ritme permainan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Dewa United merespons dengan meningkatkan intensitas serangan dan membalikkan keadaan menjadi 23-22 pada akhir kuarter pembuka.

Momentum berlanjut pada periode kedua. Anak Dewa mampu mempertahankan tekanan, sementara Satria Muda belum menemukan konsistensi dalam penyelesaian akhir. Dewa United memasuki jeda pertandingan dengan keunggulan 44-41.

Selepas turun minum, Youbel Sondakh melakukan penyesuaian permainan. Satria Muda meningkatkan agresivitas melalui kombinasi Julian Chalias, Dame Diagne, dan Abraham Grahita untuk memangkas ketertinggalan.

Situasi semakin menantang ketika Yudha Saputera mengoleksi tiga pelanggaran pribadi. Youbel sempat menarik pengatur serangan tersebut guna menghindari risiko kehilangan pemain akibat akumulasi foul.

Rotasi pemain tidak mengendurkan tekanan Satria Muda. Mereka berhasil mengejar perolehan angka hingga kedudukan imbang 60-60 pada penghujung kuarter ketiga.

Memasuki kuarter penentuan, kedua tim terlibat pertarungan terbuka. Dewa United berusaha mempertahankan momentum, sedangkan Satria Muda mengandalkan efektivitas serangan untuk mengambil alih keunggulan.

Drama terjadi pada 12 detik terakhir ketika Dewa United memperkecil selisih menjadi 76-75. Julian Chalias kemudian menambah satu angka melalui lemparan bebas untuk membawa Satria Muda memimpin 77-75.

Kegagalan Julian memasukkan lemparan bebas berikutnya memberi Dewa United kesempatan terakhir menyamakan kedudukan.

Erick Ibrahim Junior dan Dio Tirta Saputra mencoba memanfaatkan peluang tersebut, tetapi upaya mereka tidak membuahkan angka. M. Sandy Ibrahim Aziz mengamankan bola pantul untuk mengakhiri perlawanan Dewa United sekaligus memastikan gelar bagi Satria Muda.

Selain Abraham, Julian Chalias menyumbangkan 18 poin dan tujuh rebound. Sandy Ibrahim mencetak 15 poin, sedangkan Dame Diagne membukukan double-double dengan 10 poin dan 13 rebound.

Yudha Saputera hanya mengemas empat poin, tetapi menjadi pengatur distribusi serangan dengan catatan 15 assist.

“Ini bukti bahwa tim effort, karena kami benar-benar berjuang untuk mendapatkan kemenangan kali ini. Respect juga untuk tim Dewa United. Tetapi kami sudah berhasil back-to-back!” kata Yudha seusai pertandingan.

“Kemenangan ini untuk Bandung,” ujarnya.

Kemenangan tersebut mengulang hasil final IBL All Indonesian 2025 ketika Satria Muda juga mengalahkan Dewa United untuk merebut gelar.

Dengan dua trofi, Satria Muda kini menjadi klub tersukses dalam sejarah IBL All Indonesian. Mereka melampaui Pelita Jaya Jakarta yang sebelumnya meraih gelar pada edisi perdana tahun 2024.

IBL All Indonesian 2026 yang mengusung slogan Our Game, Our Turn berlangsung sejak 24 Oktober hingga 1 November di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor.

Turnamen yang mempertemukan pemain-pemain lokal tanpa kehadiran pemain asing tersebut menjadi ajang kompetisi sekaligus evaluasi kekuatan tim menjelang musim reguler IBL 2027.

Bagi Satria Muda, keberhasilan mempertahankan gelar menjadi penegasan atas konsistensi tim dalam persaingan basket nasional. Dua final melawan lawan yang sama berakhir dengan hasil serupa: trofi kembali menjadi milik klub asal Bandung itu.

Berita Terkait

Adnan Aziz, from Djougou to European Pitches: The Journey of a Beninese Forward in Search of New Horizons
Gelora Olahraga Jadi Pemersatu Stakeholder Industri Keuangan
Spanyol Singkirkan Prancis Lewat Drama Sembilan Gol, Lamine Yamal Bersinar
IBL TV Hadirkan Mini Series “KITA”: Lebih dari Sekadar Menang dan Kalah di Lapangan
Peran Taktik dalam Sepak Bola Modern: Lebih dari Sekadar Permainan Fisik
Pemain-Pemain Top Dunia Siap Unjuk Kebolehan di BDMNTN-XL
Tiket Early Bird BDMNTN-XL Sudah Tersedia, Jangan Lewatkan Pertandingan Spektakuler di Jakarta Oktober Ini!
Prabowo Subianto Disambut dengan Sapaan Presiden Terpilih, Saat Bertemu Presiden Komite Olimpiade Paris

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:33 WIB

Satria Muda Juara IBL All Indonesian 2026 Usai Kalahkan Dewa United 77-75

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Adnan Aziz, from Djougou to European Pitches: The Journey of a Beninese Forward in Search of New Horizons

Minggu, 20 Juli 2025 - 03:14 WIB

Gelora Olahraga Jadi Pemersatu Stakeholder Industri Keuangan

Jumat, 6 Juni 2025 - 18:49 WIB

Spanyol Singkirkan Prancis Lewat Drama Sembilan Gol, Lamine Yamal Bersinar

Kamis, 6 Februari 2025 - 22:44 WIB

IBL TV Hadirkan Mini Series “KITA”: Lebih dari Sekadar Menang dan Kalah di Lapangan

Berita Terbaru