Dua Puluh Tahun Jalur Kereta Qinghai-Xizang: Jalan Menuju Harmoni antara Manusia dan Alam

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 19 September 2026 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHASA, Tiongkok, 19 September 2026 /PRNewswire/ — Tahun 2026 menandai peringatan 20 tahun pengoperasian Jalur Kereta Qinghai-Xizang. Dengan panjang hampir 2.000 kilometer dan melintasi wilayah dengan ketinggian lebih dari 5.000 meter di atas permukaan laut, jalur kereta ini membentang melintasi "atap dunia". Dengan berhasil mengatasi berbagai tantangan berat seperti keterbatasan oksigen dan kondisi iklim yang ekstrem, jalur kereta ini menjadi salah satu pencapaian rekayasa teknik paling luar biasa dalam sejarah.

Dalam pembangunan Jalur Kereta Qinghai-Xizang, para insinyur harus menghadapi serangkaian tantangan yang jarang ditemui dalam sejarah pembangunan jalur kereta api di dunia. Sekitar seperempat jalur kereta ini melintasi wilayah permafrost. Di beberapa wilayah, kandungan es dalam lapisan permafrost mencapai lebih dari 80 persen, sedangkan kandungan tanah kurang dari 20 persen. Permafrost bersifat tidak stabil karena mengalami perubahan seiring pergantian musim. Ketika suhu meningkat pada musim panas, lapisan ini dapat mencair dan mengalami penurunan, sedangkan pada musim dingin akan membeku dan menyusut. Oleh karena itu, lapisan ini mudah mengalami retakan selama proses pembangunan. Di bawah tantangan gabungan berupa ketinggian tinggi, suhu rendah, dan keterbatasan oksigen, memastikan kestabilan jangka panjang badan jalan kereta api menjadi tantangan rekayasa global bagi para insinyur Tiongkok.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menghadapi kondisi ekstrem tersebut, para insinyur dan teknisi Tiongkok menerapkan berbagai teknologi inovatif. Di sepanjang kedua sisi jalur kereta, puluhan ribu pipa penghantar panas dipasang hingga jauh ke dalam lapisan permafrost, mengalirkan panas dari bawah tanah ke permukaan dan membantu menjaga lapisan permafrost tetap beku serta stabil. Badan jalan kereta api sepanjang 111 kilometer dengan struktur ventilasi batu pecah dapat meningkatkan sirkulasi udara, membawa keluar panas, dan mengurangi suhu badan jalan.

Pembangunan Jalur Kereta Qinghai-Xizang tidak hanya berfokus pada keselamatan konstruksi, tetapi juga memperhatikan perlindungan ekologi selama seluruh proses pembangunan. Sebanyak 33 jalur lintasan satwa liar dibangun di sepanjang jalur kereta untuk menjaga jalur migrasi satwa di dataran tinggi. Jembatan Wudaoliang saja memungkinkan lebih dari 5.000 ekor antelop Tibet melintas setiap tahun. Sejak jalur kereta ini mulai beroperasi, para pelajar di daerah pegunungan terpencil memperoleh akses yang lebih baik terhadap pendidikan yang layak. Para penggembala dapat mencapai pasar dengan lebih mudah. Selama 20 tahun terakhir, Jalur Kereta Qinghai-Xizang telah mengangkut lebih dari 100 juta ton barang.

Video animasi "China’s New Pulse: How did China build a railway spanning the roof of the world?" yang diproduksi oleh China Matters, menceritakan kisah di balik Jalur Kereta Api Qinghai-Xizang. Saat ini, jalur kereta api ini menjadi infrastruktur transportasi penting bagi masyarakat setempat, yang menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian ekologi.

Tautan YouTube: https://www.youtube.com/shorts/V83lZVWsp8A

Berita Terkait

Konvensi Manufaktur Dunia 2026 Resmi Dibuka di Hefei, Anhui
Comarch Diakui sebagai Pemimpin dalam IDC MarketScape 2026 untuk Solusi E-Invoicing yang Mematuhi Regulasi di Seluruh Dunia
Elong Hotel Technology Group Percepat Ekspansi Global melalui Elong Brand Family, Bidik “Second Growth Curve”
Huawei Digital Power Hadirkan Solusi Multi-Skenario Berbasis Grid Forming dan AI di IDEE 2026
Huawei Hadirkan Stellar AI Campus Network Generasi Baru, Siapkan Infrastruktur Kampus AI
Sinergi AI dan Energi, David Sun Ungkap Masa Depan Industri Ketenagalistrikan di Ajang AESIEAP CEO Conference 2026
Enam Negara yang Jadi Wilayah Operasional Terumo di Asia Pasifik Raih Sertifikasi Best Workplaces™ dari Great Place To Work®
Sistem Dukungan Keputusan Klinis Aira dari Qure.ai Menjadi Salah Satu yang Pertama di Dunia Raih Sertifikasi CE Kelas IIb

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:11 WIB

Konvensi Manufaktur Dunia 2026 Resmi Dibuka di Hefei, Anhui

Senin, 21 September 2026 - 07:50 WIB

Comarch Diakui sebagai Pemimpin dalam IDC MarketScape 2026 untuk Solusi E-Invoicing yang Mematuhi Regulasi di Seluruh Dunia

Senin, 21 September 2026 - 07:00 WIB

Elong Hotel Technology Group Percepat Ekspansi Global melalui Elong Brand Family, Bidik “Second Growth Curve”

Senin, 21 September 2026 - 05:39 WIB

Huawei Digital Power Hadirkan Solusi Multi-Skenario Berbasis Grid Forming dan AI di IDEE 2026

Senin, 21 September 2026 - 05:30 WIB

Huawei Hadirkan Stellar AI Campus Network Generasi Baru, Siapkan Infrastruktur Kampus AI

Berita Terbaru

Pers Rilis

Konvensi Manufaktur Dunia 2026 Resmi Dibuka di Hefei, Anhui

Senin, 21 Sep 2026 - 09:11 WIB