Home POLKAM Hukum Dirjen Hortikultura Ungkap soal Penggeledahan Kantor oleh KPK

Dirjen Hortikultura Ungkap soal Penggeledahan Kantor oleh KPK

Hello.id, Jakarta – Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto mengungkapkan soal penggeledahan sejumlah ruangan di lingkup Ditjen Hortikultura oleh KPK pada Senin (12/8/2019) siang terkait penyidikan kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih.

Prihasto menjelaskan saat KPK mendatangi Kantor Ditjen Hortikultura di Jalan Aup, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019) sekitar pukul 13.30 WIB, dirinya sedang menghadiri rapat bersama Kemenko Perekonomian di Madiun, Jawa Timur, terkait grand design pengembangan ekspor hortikultura.

“Saya dapat info bahwa KPK datang dan melihat di sini (ruangannya), mencari dokumen-dokumen, kalau saya persilakan saja. Saya lihat di berita acara, penyidikan terkait PT CSA,” kata Prihasto kepada Antara di ruangannya, Kantor Ditjen Hortikultura Kementan, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Prihasto menegaskan tidak ada penyegelan di ruangannya, maupun tiga ruangan lainnya yang diperiksa oleh Tim KPK. Ruangan lainnya yang turut diperiksa, yakni Kantor Layanan RIPH, Kantor Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, serta Kantor Kasubdit Bawang dan Sayuran Umbi.

Ia menyebutkan bahwa KPK membawa sejumlah dokumen terkait Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) yang diterbitkan sejak 2016 hingga 2019. Dokumen ini sebagai bahan penyidikan KPK untuk menelusuri suap impor bawang putih yang dilakukan PT CSA.

Selanjutnya, Prihasto menjelaskan Tim Penelitian dan Pengembangan KPK berkoordinasi dengan Kementan terkait langkah antisipasi agar tidak terjadi lagi kasus suap yang turut menyeret anggota legislatif dari Komisi VI DPR RI ini.

“Dokumen umum terkait SK (Surat Keputusan) RIPH, sebenarnya kami sudah online single submission (OSS). Jadi, tidak ada tatap muka, dan interaksi dengan perusahaan,” katanya.

Di ruangan tersebut, salah satu staf Dirjen Hortikultura, Nisa, mengatakan bahwa Tim KPK sekitar 10 orang tersebut melakukan penyidikan di sejumlah ruangan sejak pukul 13.35 sampai 16.15 WIB.

“Kebetulan Dirjen sedang tidak ada di tempat, yang ada hanya sekretarisnya saja. Hanya nanya-nanya saja, memang ada dokumen yang dibawa oleh KPK dari ruangan RIPH,” kata Nisa.

Selain Kantor Dirjen Hortikultura, KPK juga melakukan penggeledahan di dua lokasi lainnya pada Senin (12/8/2019), yakni di ruang kerja anggota DPR RI berinisial INY dan ruang Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan. (men)


Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.

Must Read

Teh Chamomile Efektif Bantu Tidur, Benarkah?

Hello.id, Jakarta - Teh chamomile diklaim sejumlah pihak dapat membantu seseorang untuk dapat tidur malam dengan cepat jika diminum jelang waktu istirahat.

Lima Manfaat Selada Romaine, Lawan Kanker Hingga Lindungi Tulang

Hello.id, Jakarta - Lactuca sativa atau yang dikenal dengan selada romaine, sering dijumpai dalam berbagai hidangan salad. Meski tidak tergolong sebagai super...

Keanu Reeves dan Carrie Anne-Moss Bintangi Film “Matrix 4”

Hello.id, Jakarta - Keanu Reeves dan Carrie Anne-Moss dipastikan kembali membintangi film "Matrix 4", disutradarai Lana Wachowski yang juga membuat tiga film...

Menkes Datangi KPK Bicarakan E-Katalog Pengadaan Obat-Alat Kesehatan

Adilmakmur.co.id, Jakarta- Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (21/8/2019) untuk membicarakan soal e-katalog pengadaan...

Kemendagri Pastikan Jatim Tuan Rumah Pertemuan Selesaikan Soal Papua

Hello.id, Surabaya - Kementerian Dalam Negeri memastikan Jawa Timur menjadi tuan rumah pertemuan dan silaturahim membahas penyelesaian tentang persoalan di Papua serta...

Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.