Home POLKAM Politik Kubu Prabowo Kutip Pernyataan Yusril saat Gugatan Pilpres 2014

Kubu Prabowo Kutip Pernyataan Yusril saat Gugatan Pilpres 2014

Hello.id, Jakarta – Tim kuasa hukum capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mengutip pernyataan Ketua Tim Kuasa Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra. Kutipan itu dituangkan dalam berkas permohonan kubu 02 dalam sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019.

Awalnya, salah satu kuasa hukum kubu 02, Teuku Nasrullah, mengatakan pendapat ahli banyak yang menguatkan agar MK tidak dibatasi keadilan prosedural undang-undang tetapi lebih menegakkan keadilan substantif konstitusi. Salah satu yang dikutip ialah pernyataan Yusril saat menjadi kuasa hukum untuk pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto–Hatta Rajasa selaku pemohon dalam PHPU pada 2014.

“Profesor Yusril menegaskan, pada hemat saya, setelah lebih satu dekade keberadaan MK, sudah saatnya pembentuk undang-undang atau malah MK sendiri dalam menjalankan kewenangannya untuk melangkah ke arah yang lebih substansial dalam memeriksa, mengadili, dan memutus sengketa pemilihan umum, khususnya dalam hal ini perselisihan pemilihan capres-cawapres,” kata Nasrullah saat membacakan berkas permohonan di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Juni 2019.

Nasrullah menjelaskan Yusril kala itu mencontohkan Mahkamah Konstitusi Thailand yang dapat menilai apakah pemilu yang dilaksanakan itu konstitusional atau tidak, sehingga bukan persoalan perselisihan mengenai angka-angka belaka. Dengan kata lain, masalah yang sengketa pemilu tidak dihadapi dengan angka perolehan suara. Pihak 02 meminta sengketa pemilu di MK turut memerhatikan persoalan legalitas pelaksanaan pemilu.

“Yakni, adakah masalah-masalah fundamental yang diatur di dalam konstitusi? Seperti asas pelaksanaan pemilu, yakni langsung, umum, bebas, dan rahasia, jujur, dan adil telah dilaksanakan dengan semestinya atau tidak, baik oleh KPU maupun oleh para peserta pemilihan umum, dalam hal ini adalah peserta pemilihan presiden dan wakil, presiden, penyelenggara negara, penyelenggara pemerintahan, dan semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan pemilu. Begitu juga terkait dengan prosedur pencalonan presiden dan wakil presiden, sebagaimana diatur oleh UUD,” ujar Nasrullah meneruskan kutipan Yusril.

Dalam poin yang difokuskan dalam pernyataan Yusril itu ditekankan perlunya memeriksa dengan saksama konstitusionalitas dan legalitas pelaksanaan pemilu. Kemudian memutuskannya dengan adil dan bijaksana menjadi sangat penting dilihat dari sudut Hukum Tata Negara.

“Karena Presiden dan Wakil Presiden terpilih harus memerintah dengan lebih dulu memperoleh legitimasi kekuasaan yang kalau dilihat dari perspektif Hukum Tata Negara legitimasi, dan konstitusional, dan legal menjadi sangat fundamental. Karena tanpa itu, siapa pun yang terpilih menjadi presiden dan wakil presiden akan berhadapan dengan krisis legitimasi yang akan berakibat terjadinya instabilitas politik di negara ini. Ada baiknya dalam memeriksa perkara PHPU pemilihan presiden dan wakil presiden kali ini, MK melangkah ke arah itu,” lanjut Nasrullah, seperti dikutip Kurio.id (*)


Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.

Must Read

Bulan Madu Ala Syahrini dan Reino, dari New Zealand Hingga Bora Bora

Hello.id, Jakarta - Syahrini dan Reino Barack sedang menikmati bulan madu di Pulau Bora Bora, Polinesia Perancis, momen bahagia ini dibagikannya melalui...

Donna Agnesia Arahkan Anak untuk Mencintai Olahraga dan Seni

Hello.id, Jakarta - Donna Agnesia dan Darius Sinathrya berusaha untuk eksplorasi talenta yang dimiliki oleh anak-anaknya, bahkan mereka mengarahkan anaknya untuk mencoba...

Terlalu Higienis, Anak Malah Mudah Sakit

Hello.id, Jakarta - Terlalu protektif dalam menjaga kebersihan anak justru malah akan membuatnya mudah sakit, untuk itu kotor diperlukan agar imun si...

“Men In Black : International” Tayang Mulai Hari Ini

Hello.id, Jakarta - Aksi duo Chris Hemsworth dan Tessa Thompson dalam "Men In Black: International" dapat ditonton mulai hari ini di bioskop-bioskop...

Tiket Konser U2 di Singapura Mulai Dijual Besok

Hello.id, Jakarta - Band rock asal Irlandia U2 akan menggelar konser "The Joshua Tree Tour 2019" di berbagai negara seperti Australia, Jepang,...

Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.