Home NUSA TENGGARA Nusa Tenggara Barat Pedagang Janur Jadi Incaran Warga Mataram Sambut "Lebaran Topat"

Pedagang Janur Jadi Incaran Warga Mataram Sambut “Lebaran Topat”

Hello.id, Mataram – Pedagang janur kuning pada sejumlah pasar tradisional di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menjadi incaran warga yang akan merayakan “Lebaran Topat” atau ketupat pada Rabu (12/6/2019).

“Namanya saja Labaran Topat, jadi kurang afdol rasanya kalau tidak membuat ketupat sebagai menu utama sarapan besok,” kata Maemunah, pembeli janur, di Pasar Kebon Roek di Mataram, Selasa (11/6/2019).

Janur merupakan bahan dasar untuk membuat “ampas” atau wadah ketupat dan jajanan tradisional “bantal” yang terbuat dari ketan, kelapa, dan pisang yang dibungkus dengan janur berbentuk memanjang.

Ketupat dan jajan bantal merupakan menu utama dalam puncak perayaan Lebaran Topat yang sudah menjadi tradisi turun-temurun masyarakat di Pulau Lombok yang dirayakan seminggu setelah Idulfitri.

Menurut dia, ketupat dan jajan bantal akan disantap bersama dengan lauk-pauk khas Pulau Lombok, yakni urap, pelalah ayam, opor ayam dan telur, daging sapi, satai pusut, dan pendamping lainnya pada Lebaran Topat.

Harga yang ditawarkan pedagang janur berbeda-beda. Misalnya, pedagang janur Mutmainah (48) menyebutkan harga satu ikat janur berisi 10 lembar sebesar Rp3.000,00.

Satu ikat janur yang sudah jadi wadah ketupat dan jajan bantal dijual Rp7.500,00 berisi 10 wadah.

Namun, ada juga pedagang yang menjual dengan harga yang lebih murah dan ada juga lebih tinggi tergantung pada besar kecil atau kualitas janur.

Nurmah yang menjual janurnya lebih mahal sebesar Rp4.000,00 per ikat dengan isi 10 lembar, sedangkan janur ketupat yang sudah jadi dijual Rp10 ribu isi 10 wadah ketupat dan jajan bantal.

Nurmah mengaku harga janurnya lebih mahal karena besar-besar dan bagus tidak ada yang berlubang atau rusak. Begitu pula, wadah ketupat dan jajan bantal masih segar-segar.

“Saya menjual lebih mahal karena harga dari pengepul juga lebih mahal dari hari-hari di luar penggunaanya, seperti Lebaran Topat saat ini,” katanya.

Menurut dia, berjualan janur menjelang Lebaran Topat merupakan peluang usaha yang cukup menjanjikan. Selain bisa membantu masyarakat mendapatkan janur dengan mudah, dia juga mendapatkan keuntungan yang lumayan untuk memenuhi kebutuhannya merayakan Lebaran Topat.

“Alhamdulillah, keuntungan yang saya dapatkan lumayan untuk berlebaran topat besok,” ujarnya. (nir)


Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.

Must Read

Instagram Tambah Fitur Laporkan Hoax

Hello.id, Jakarta - Instagram menambah fitur untuk melaporkan informasi yang salah pada platform berbagi foto dan video tersebut, sebagai upaya tambahan untuk...

Ganti Baterai iPhone Tak Bisa di Sembarang Toko

Hello.id, Jakarta - Apple memberi penjelasan mengapa baterai iPhone tidak bisa diganti di toko yang bukan gerai resmi atau yang bermitra dengan...

Traveloka, Pegipegi dan Tiket.com Beri Diskon Kemerdekaan

Hello.id, Jakarta - Biro perjalanan dalan jaringan atau online travel agent berlomba-lomba memberikan promosi tiket transportasi hingga hotel untuk menyambut Hari Kemerdekaan...

Tes DNA Bukan Hanya untuk Cari Hubungan Keluarga

Hello.id, Jakarta - Pengujian asam deoksiribonukleat atau akrab dikenal DNA seringkali dipahami sebagai salah satu prosedur untuk mengetahui riwayat keturunan, padahal pengujian...

Pakar : Temuan Akar Bajakah Melawan Sel Kanker Tahap Awal

Hello.id, Jakarta - Pakar medis dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi DKI Jakarta Venita berpendapat hasil temuan para siswa asal Palangkaraya,...

Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.