Home HEALTH & SEX Health Lima Cara Mencegah Keputihan saat Perjalanan Mudik

Lima Cara Mencegah Keputihan saat Perjalanan Mudik

Hello.id, Jakarta – Keputihan menjadi salah satu masalah kesehatan yang umum dialami para wanita saat bepergian misalnya dalam perjalanan mudik, menurut dokter spesialis obstetri dan ginekologi dr Dinda Derdameisya, SpOG.

Seperti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/5/2019), Dinda mengatakan keputihan bisa terjadi karena duduk terlalu lama di dalam kendaraan, cuaca lembap, keringat, hingga penggunaan air yang tidak bersih.

“Ini akan memudahkan Candinda albicans untuk berkembang dan menyebabkan berbagai permasalahan di area kewanitaan,” kata dia.

Lalu, apa yang harus dilakukan demi terhindar dari risiko keputihan mulai dari perjalanan sampai tiba di tujuan? Berikut kiat dari Dinda :

1. Gunakan toilet kering

Bakteri lebih mudah berkembang di tempat yang basah dan lembap, sehingga usahakan selalu memilih toilet kering, agar risiko terkena bakteri seperti Staphylococcus aureus, E. coli, Bacterial vaginosis, Bacteria doderlain, Candida, Gardnerella vaginalis, serta Ureaplasma semakin berkurang.

Toilet harus bersih karena toilet yang kotor akan mudah menyebarkan penyakit, penyakit yang paling mudah menyebar di toilet antara lain diare dan muntaber.

2. Pakai sanitizer pada dudukan toilet

Toilet sanitizer dapat membantu menekan bakteri dan mengurangi aroma tidak sedap pada toilet.

3. Rajin mengganti celana dalam

Saat di perjalanan, sebaiknya Anda rajin mengganti celana dalam setiap empat jam sekali. Hal itu dapat membantu menjaga agar area kewanitaan tetap kering. Jangan lupa pilih celana dalam dengan bahan yang nyaman seperti katun.

4. Minum air putih yang cukup

Selain mencegah dehidrasi, minum air putih yang cukup membuat metabolisme jadi lancar dan menghindarkan risiko Infeksi Saluran Kemih (ISK).

5. Hindari penggunaan pantyliner

Penggunaan pantyliner pada saat traveling akan semakin membuat area kewanitaan terasa lembab.

Selain keputihan, berada di perjalanan juga bisa memicu masalah pada organ kewanitaan lainnya yakni ISK yang ditandai sakit ketika buang air kecil dan urine keruh. Masalah lainnya seperti, infeksi bakteri dan ragi karena kurangnya menjaga kebersihan area kewanitaan, kondisi yang lembap dan hangat selama perjalanan. (ida)


Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.

Must Read

Instagram Tambah Fitur Laporkan Hoax

Hello.id, Jakarta - Instagram menambah fitur untuk melaporkan informasi yang salah pada platform berbagi foto dan video tersebut, sebagai upaya tambahan untuk...

Ganti Baterai iPhone Tak Bisa di Sembarang Toko

Hello.id, Jakarta - Apple memberi penjelasan mengapa baterai iPhone tidak bisa diganti di toko yang bukan gerai resmi atau yang bermitra dengan...

Traveloka, Pegipegi dan Tiket.com Beri Diskon Kemerdekaan

Hello.id, Jakarta - Biro perjalanan dalan jaringan atau online travel agent berlomba-lomba memberikan promosi tiket transportasi hingga hotel untuk menyambut Hari Kemerdekaan...

Tes DNA Bukan Hanya untuk Cari Hubungan Keluarga

Hello.id, Jakarta - Pengujian asam deoksiribonukleat atau akrab dikenal DNA seringkali dipahami sebagai salah satu prosedur untuk mengetahui riwayat keturunan, padahal pengujian...

Pakar : Temuan Akar Bajakah Melawan Sel Kanker Tahap Awal

Hello.id, Jakarta - Pakar medis dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi DKI Jakarta Venita berpendapat hasil temuan para siswa asal Palangkaraya,...

Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.