Home EKONOMI & BISNIS Sektor Riil Pertamina Tambah Stok BBM 25 Persen Hadapi Lebaran

Pertamina Tambah Stok BBM 25 Persen Hadapi Lebaran

Hello.id, Boyolali – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jateng dan DIY menghadapi arus mudik Lebaran 2019 telah mempersiapkan dan mengoptimalkan ketersediaan energi di Jateng dan DIY, khususnya di Wilayah Solo Raya tetap terjaga dengan menambah stok bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 25 persen.

“Pertamina tambah stok BBM 25 persen di Solo Raya dan menyiagakan 15 titik fasilitas alternatif pengisian BBM di Tol Jawa Tengah,” kata General Manager Marketing Operation Region IV Jateng & DIY, Iin Febria, disela acara Buka Bersama di Depo Terminal BBM Teras Boyolali, Kamis petang (23/5/2019).

Iin Febrian mengatakan tren peningkatan konsumsi BBM di wilayah Solo Raya seperti Klaten, Boyolali, Wonogiri, Sukoharjo, Sragen, Surakarta dan Karanganyar rata-rata mengalami peningkatan 25 persen lebih besar dari rata-rata harian normal.

Menurut dia, konsumsi BBM untuk Gasoline (Premium dan PertaSeries) yaitu dari 2.343 Kiloliter (KL) menjadi 2.935 KL dan Gasoil (Biosolar dan Dex series) akan mengalami penurunan 21 persen dari normalnya 999 KL menjadi 790 KL. Hal ini, karena penurunan aktivitas pengiriman dan pembatasan angkutan barang.

Iin mengatakan berbeda dengan fasilitas kios pada mudik Lebaran tahun sebelumnya, pada 2019 Pertamina MOR IV berinovasi pada fasilitas pengisian BBM di kios. Jika pada tahun sebelumnya kios Pertamina d dominasi dengan penjualan BBM manual dan kemasan.

Namun,Pertamina kali ini, telah menggunakan SPBU non permanen yaitu Modular dan Modular Kompak yang dilengkapi dengan tangki dan dispenser, sehingga mempersingkat waktu pengisian BBM di rest area.

Sebanyak 15 kios Pertamina siaga pada tahun ini, kata dia, terdiri dari 7 titik kios Modular Kompak, 2 titik kios Modular, 5 titik kios Mobile Dispencer dan 2 titik kios kemasan.

“Strategi pembentukan Satuan Tugas tahun ini, diperkuat dengan 45 SPBU Kantong dan 22 SPBE kantong yang tersebar di berbagai lokasi guna memperpendek jarak dan waktu tempuh mobil tangki ke lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami kemacetan dan kepadatan,” katanya.

Menurut dia, motorist BBM dengan kapasitas angkut hingga 30 liter, disiagakan sebanyak 60 unit yang tersebar di 6 titik sekitar Gerbang Tol Pejagan hingga Solo.

Apabila ada kepadatan, kata dia, Motorist BBM akan menembus kemacetan dengan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk pengondisian jalan. Pelayanan Motorist ini bersifat darurat dan membantu masyarakat untuk mendapatkan BBM.

“Oleh karena itu, kami mengimbau untuk mengisi tangki penuh sebelum memulai perjalanan,” katanya. (bdm)


Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.

Must Read

Tak Sangka, Ternyata Ini Alasan Kivlan Minta Perlindungan ke Wiranto

Hello.id, Jakarta - Kuasa hukum Kivlan Zen , Muhammad Yuntri, mengatakan pihaknya tak mempermasalahkan surat permohonan perlindungan terhadap kliennya ditolak oleh Menteri...

Kuasa Hukum Prabowo Permasalahkan Ajakan Pakai Baju Putih saat Nyoblos

Hello.id, Jakarta - Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) menilai ajakan calon presiden petahana Joko Widodo memakai baju putih saat pencoblosan...

Kubu Prabowo Kutip Pernyataan Yusril saat Gugatan Pilpres 2014

Hello.id, Jakarta - Tim kuasa hukum capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mengutip pernyataan Ketua Tim Kuasa Hukum dan Advokasi Tim...

Mantan Penasihat KPK Pimpin Demo Kawal Sengketa Pilpres di MK

Hello.id, Jakarta - Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi, Abdullah Hehamahua memimpin aksi demonstrasi yang dilakukan massa mengatasnamakan Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat.

Massa Pengawal Sengketa Pilpres Mulai Berdatangan ke MK

Hello.id, Jakarta - Sejumlah massa yang mengatasnamakan Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat mendatangi kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, untuk mengawal jalannya...

Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.