Home DIGITECH Digital Penggiat Bisnis Online di Jambi Keluhkan "Shut Down Medsos"

Penggiat Bisnis Online di Jambi Keluhkan “Shut Down Medsos”

Hello.id, Jambi – Pelaku usaha atau penggiat bisnis yang memanfaatkan media sosial mengeluhkan adanya “shut down medsos” pada beberapa waktu yang lalu.

“Yang terganggu itu penggiat bisnis online pemula, yang memanfaatkan facebook, whatsApp, Instagram dan medsos lainnya,” kata ketua komunitas tokopedia Jambi Ruslan.

Dijelaskan Ruslan, terganggu tidaknya bisnis online tersebut dilihat dari platform bisnis online yang digunakan. Jika menggunakan aplikasi tokopedia, buka lapak, lazada, e comerce market place dan shopee itu tidak terpengaruh terhadap shut down medsos. Karena komunikasi yang dilakukan menggunakan platform yang disediakan aplikasi itu.

Selain itu, pemerintah membatasi penggunaan aplikasi WhatsApp, Instagram, dan Facebook di smartphone. Alasannya, untuk mencegah penyebaran kabar hoaks saat unjuk rasa bertajuk Aksi 22 Mei.

Sementara yang diblokir oleh pemerintah itu yakni media sosial, sehingga akan sangat berpengaruh terhadap penggiat bisnis online yang memanfaatkan media sosial. Karena komunikasi yang dilakukan memanfaatkan media sosial itu.

“Kalau aplikasi yang saya bilang, kita komunikasi menggunakan fitur chat yang ada di aplikasi itu, kalau komunikasinya pakai medsos seperti whatsApp itu sangat berpengaruh,” kata Ruslan.

Hal tersebut dibenarkan oleh pelaku bisnis on line lainnya Rika yang merupakan penggiat bisnis on line yang memanfaatkan media sosial whatsApp, facebook dan instagram di daerah itu. Dengan adanya shut down medsos kemarin sangat berpengaruh terhadap pemesanan barang yang dilakukan secara on line.

“Ya terganggu lah, soalnya saat mau mengirim foto-foto contoh dagangan tidak bisa, sehingga sebagian minta dibatalkan kemarin,” kata Rika.

Sementara itu, Ruslan menyarankan kepada penggiat bisnis online agar tidak memanfaatkan satu jenis platform aplikasi belanja on line, namun dapat menggunakan berbagai platform. Karena jika terjadi gangguan di salah satu platform atau media sosial, platform lainnya masih dapat dimanfaatkan. (mhs)


Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.

Must Read

Tak Sangka, Ternyata Ini Alasan Kivlan Minta Perlindungan ke Wiranto

Hello.id, Jakarta - Kuasa hukum Kivlan Zen , Muhammad Yuntri, mengatakan pihaknya tak mempermasalahkan surat permohonan perlindungan terhadap kliennya ditolak oleh Menteri...

Kuasa Hukum Prabowo Permasalahkan Ajakan Pakai Baju Putih saat Nyoblos

Hello.id, Jakarta - Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) menilai ajakan calon presiden petahana Joko Widodo memakai baju putih saat pencoblosan...

Kubu Prabowo Kutip Pernyataan Yusril saat Gugatan Pilpres 2014

Hello.id, Jakarta - Tim kuasa hukum capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mengutip pernyataan Ketua Tim Kuasa Hukum dan Advokasi Tim...

Mantan Penasihat KPK Pimpin Demo Kawal Sengketa Pilpres di MK

Hello.id, Jakarta - Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi, Abdullah Hehamahua memimpin aksi demonstrasi yang dilakukan massa mengatasnamakan Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat.

Massa Pengawal Sengketa Pilpres Mulai Berdatangan ke MK

Hello.id, Jakarta - Sejumlah massa yang mengatasnamakan Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat mendatangi kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, untuk mengawal jalannya...

Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.