Home FOOD & TRAVEL Destinasi Ekowisata Boonpring Kembangkan Wisata Edukasi Bambu

Ekowisata Boonpring Kembangkan Wisata Edukasi Bambu

Hello.id, Malang – Destinasi wisata unggulan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Ekowisata Boonpring tengah mengembangkan wisata edukasi untuk spesies bambu yang ada di wilayah tersebut.

Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kerto Raharjo Samsul Arifin mengatakan bahwa pengembangan wisata edukasi tersebut dibidik karena memiliki potensi yang sangat besar, dalam mendukung kelangsungan ekowisata secara berkelanjutan.

“Pangsa pasar pendidikan itu tidak pernah putus, itu yang kami bidik. Saat ini, kami memiliki setidaknya 72 spesies bambu,” ujar Samsul, di Desa Sanankerto, Kabupaten Malang, Senin (20/5/2019).

72 spesies bambu yang ada di Ekowisata Boonpring ditempatkan pada arboretum, atau kebun botani yang memiliki koleksi puluhan spesies bambu.

Boonpring, oleh masyarakat sekitar Desa Sanankerto, Kabupaten Malang, diartikan sebagai kebun bambu. Namun, kata-katan “boon” sendiri juga bisa diartikan sebagai anugerah, di mana Boonpring bisa diartikan sebagai anugerah dari bambu.

Menurut Samsul, 72 spesies bambu yang ada di Ekowisata Boonpring ditempatkan pada arboretum, atau kebun botani yang memiliki koleksi puluhan spesies bambu. Dalam taman botani tersebut, tumbuhan dikoleksi dan dipelihara serta diberikan keterangan secara mendetil.

Dalam pengembangan wisata edukasi tersebut, pihak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kerto Raharjo menggandeng Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk mengidentifikasi jenis-jenis bambu yang dimiliki.

“Kami sudah bekerja sama dengan LIPI, dan mendatangkan ahli bambu di Indonesia untuk melakukan identifikasi,” ujar Samsul.

Rencananya, setelah melakukan identifikasi terkait jenis-jenis bambu yang ada di kawasan Ekowisata Boonpring tersebut, hasilnya akan dituangkan dalam sebuah buku yang bisa dijadikan bahan literasi bagi para mahasiswa.

Saat ini, proses pendataan jenis-jenis bambu yang ada di desa yang letaknya 33 kilometer dari pusat Kota Malang, Jawa Timur itu sudah mencapai 70 persen. Diharapkan, dalam waktu dekat proses pendataan itu bisa segera rampung.

“Suatu saat nanti, kami juga akan membuat ‘greenhouse’ untuk pembibitan bambu, karena masing-masing bambu itu memiliki karakteristik tersendiri. Itu akan sangat bermanfaat untuk edukasi generasi muda,” kata Samsul.

Ekowisata Boonpring merupakan salah satu destinasi wisata yang terletak di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Pemberdayaan tanah kas desa tersebut, mampu menjadi pemicu perputaran roda perekonomian bagi masyarakat sekitar.

Tercatat, pada 2017 Ekowisata Boonpring itu mampu meraup omzet sebesar Rp994 juta, dan meningkat cukup signifikan pada 2018 mencapai Rp2,8 miliar. Dari omzet tersebut, telah menyumbang Pendapatan Asli Desa (PADes) mencapai Rp517 juta. (vic)


Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.

Must Read

Tak Sangka, Ternyata Ini Alasan Kivlan Minta Perlindungan ke Wiranto

Hello.id, Jakarta - Kuasa hukum Kivlan Zen , Muhammad Yuntri, mengatakan pihaknya tak mempermasalahkan surat permohonan perlindungan terhadap kliennya ditolak oleh Menteri...

Kuasa Hukum Prabowo Permasalahkan Ajakan Pakai Baju Putih saat Nyoblos

Hello.id, Jakarta - Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) menilai ajakan calon presiden petahana Joko Widodo memakai baju putih saat pencoblosan...

Kubu Prabowo Kutip Pernyataan Yusril saat Gugatan Pilpres 2014

Hello.id, Jakarta - Tim kuasa hukum capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mengutip pernyataan Ketua Tim Kuasa Hukum dan Advokasi Tim...

Mantan Penasihat KPK Pimpin Demo Kawal Sengketa Pilpres di MK

Hello.id, Jakarta - Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi, Abdullah Hehamahua memimpin aksi demonstrasi yang dilakukan massa mengatasnamakan Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat.

Massa Pengawal Sengketa Pilpres Mulai Berdatangan ke MK

Hello.id, Jakarta - Sejumlah massa yang mengatasnamakan Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat mendatangi kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, untuk mengawal jalannya...

Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.