Home HEALTH & SEX Health Apakah Aman Operasi Bariatrik untuk Atasi Obesitas?

Apakah Aman Operasi Bariatrik untuk Atasi Obesitas?

Hello.id, Jakarta – Bedah bariatrik menjadi salah satu jalan keluar untuk mengatasi masalah kesehatan obesitas. Namun, tak semua penderita obesitas bisa menempuh prosedur ini.

Dokter Spesialis Bedah Konsultan Bedah Digestive RS Pondok Indah, Dr. dr. Peter Ian Limas, Sp. B-KBD mengatakan hanya mereka yang memiliki indeks massa tubuh (IMT) di bawah 27,5 yang bisa menjalani bedah bariatrik.

“Karena biaya. Bukan berarti tanpa risiko. Kalau hanya mau menghilangkan 10 kilogram dengan biaya sekian, enggak pantas. Makanya lebih ke arah berat badan yang lebih tinggi,” kata dia di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Indeks massa tubuh (IMT) di bawah 27,5 yang bisa menjalani bedah bariatrik.

Ada empat jenis bedah bariatrik, dua di antaranya umum dilakukan di Indonesia, yakni sleeve gastrectomy dan gastric bypass. Kedua tindakan ini sama-sama memiliki hasil akhir penurunan berat badan akibat berubahnya bentuk organ pencernaan pasien sehingga mempengaruhi pola makan dan penyerapan makanan di dalam tubuh.

Sleeve gastrectomy merupakan tindakan pemotongan lambung pasien kurang lebih sebanyak 85 persen sehingga ukuran lambung jadi lebih kecil.

Sementara gastric bypass adalah tindakan penggabungan bagian atas lambung dengan usus kecil sehingga makanan tidak lagi melewati lambung dan kalori makanan yang diserap sedikit.

Kisah Naufal

Salah satu pasien yang pernah menjalani sleeve gastrectomy adalah Muhammad Naufal Abidllah (23). Pria yang semula memiliki bobot 239 kilogram pada Desember 2018 kini berat badannya susut 36 kilogram.

“Seperti yoyo, ketika sudah berat (badannya) ikut diet lalu turun, naik lagi. Sampai puncaknya 239 kilogram. Saya dari kecil setiap bulan naik (bobot) satu kilogram. Sakit saja naik setengah kilogram. Waktu kelas 6 SD berat saya 110 kilogram,” kata Naufal.

Menyoal kasus Naufal, Peter mengatakan bahwa pilihan sleeve gastrectomy bukannya gastric bypass karena ada kemungkinan sang pasien membutuhkan tindakan lebih lanjut.

“Pada prinsipnya pengobatan harus kerjasama dengan pasien. Ini bukan telur emas, enggak mau diet, olahraga bisa selesai. Tidak begitu,” kata Peter.

Dia berharap melalui teknik sleeve gastrectomy berat badan Naufal bisa turun menjadi 80 kilogram.

Menurut Peter, teknik bedah bariatrik bisa menghilangkan 55 hingga 85 persen berat badan dengan pengurangan IMT 20-40 kg/m2.

Lalu, apakah semua penderita obesitas bisa menjalani kedua teknik bedah ini? Peter mengungkapkan sleeve gastrectomy tidak bisa dilakukan pada mereka yang mengalami panas di ulu hati.

Sementara gastric bypass tak disarankan bagi penderita obesitas yang tak bisa menahan diri mengonsumsi makanan manis dalam jumlah banyak.

“Karena terlalu banyak makanan manis sekaligus ada efek dumping yakni karbohidrat cepat masuk ke usus halus, insulin banyak sehingga overwhelming. Gula darah drop. Terasa sakit perut, mules,” kata Peter. (lws)


Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.

Must Read

Ini Nama 20 Calon Menteri Milenial Potensial Kabinet Jokowi

Hello.id, Jakarta, - Lembaga Arus Survei Indonesia (ASI) telah merilis 20 figur yang berpotensi menjadi menteri milenial di kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. ASI...

“The Lion King” Pecahkan Rekor Tertinggi Film Disney

Hello.id, Jakarta - "The Lion King" membuka rekor tertinggi di akhir pekan box office Amerika Utara dengan meraih 185 juta dolar, sedangkan...

Darius dan Donna Agnesia Bakal Menjelajah Naik Motor ke Himalaya

Hello.id, Tangerang -Pasangan selebritis Darius Sinathrya dan Donna Agnesia akan melakukan perjalanan bermotor menuju pegunungan Himalaya pada 29 Juli sampai 8 Agustus...

Sihir “Mantra Mantra” Kunto Aji di We The Fest 2019

Hello.id, Jakarta - Penyanyi Kunto Aji "menyihir" penonton We The Fest 2019, Minggu (21/7/2019), lewat lagu-lagu yang diambil dari album terbarunya "Mantra...

Tulus Minta Penonton Gantikan Glenn Fredly di WTF 2019

Hello.id, Jakarta - Muhammad Tulus, penyanyi solo yang akrab disapa Tulus, menjadi pembuka penampilan di We The Fest Stage, salah satu panggung...

Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.