Home DIGITECH Digital Jelang Pemilu, Serangan Siber Incar Data Perolehan Suara

Jelang Pemilu, Serangan Siber Incar Data Perolehan Suara

Hello.id, Jakarta – Menjelang pemilihan umum, serangan siber yang terjadi diperkirakan berkaitan dengan manipulasi data perolehan suara.

“Melihat serangan yang sudah-sudah, (menyasar) angka, manipulasi data,” kata Territory Channel Manager SEA Kaspersky Lab, Dony Koesmandarin, saat bertemu media di Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Territory Channel Manager SEA Kaspersky Lab, Dony Koesmandarin.

Isu serangan siber yang terjadi saat Pemilu, menurut Dony umumnya berkaitan dengan data tersebut. Adapun serangan fisik maupun teknis akan bermuara ke data.

“Karena kita semua menunggu data, misalnya quick count (hitung cepat),” kata dia.

Peretas pada umumnya mengincar segala sesuatu yang sedang menjadi pusat perhatian karena tujuan mereka sekarang bukan untuk mencari nama melainkan mencari pembuktian seberapa besar kerusakan yang mereka akibatkan.

“Hacker sekarang tidak mau nge-top (terkenal) karena nanti ditangkap,” kata dia.

Motif mereka melakukan serangan pun banyak, ada yang bermuatan ekonomi karena mereka akan mendapat keuntungan setelah meretas, ada juga yang menjadikannya ajang pamer kemampuan.

Apapun motifnya, target mereka adalah merubah data.

Serangan yang dapat terjadi beragam, misalnya serangan langsung dengan membuat server sibuk sehingga tidak bisa diakses. Ketika mereka bisa mengakses data, mereka akan mengubahnya sehingga data menjadi tidak valid.

Peretas juga mungkin menyerang agar server down agar data tidak bisa diakses.

Ketika ditanya siapa yang dapat menjadi target serangan siber di masa Pilpres, apakah termasuk KPU maupun lembaga quick count, dia berpendapat siapa saja yang memegang data terkait perolehan suara bisa menjadi target.

“Siapa pun bisa menjadi sasaran,” kata dia.

Serangan siber tersebut bisa berasal dari mana saja, baik dari dalam Indonesia maupun dari luar karena jika berbicara serangan melalui internet, tidak memandang ruang dan waktu, bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. (nat)


Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.

Must Read

Mantan Manager Stan Lee Akhirnya Diciduk

Hello.id, Jakarta - Mantan manajer Stan Lee yang bernama Keya Morgan diciduk dan dipenjarakan di Arizona pada Sabtu (25/5/2019) pagi atas perintah...

“Parcel Rehat”, Hadiah Istimewa dari Kunto Aji

Hello.id, Jakarta - Album terbaru Kunto Aji "Mantra Mantra" berisi pengalaman pribadi sang penyanyi yang mengajak pendengar untuk merenungkan kesehatan mereka,...

Tiga Hari Tayang, “Aladdin” Raup Rp12,3 Triliun

Hello.id, Jakarta - Pendapatan film "Aladdin" dalam penutupan box office pekan lalu cukup menggembirakan yakni sebesar 86,1 juta dolar atau Rp12,3 triliun...

EXO Komentari Antusiasme Penggemar Hingga Rencana Konser di Indonesia

Hello.id, Jakarta - Boy group EXO yang diwakili tiga personelnya, Suho, Chen dan Kai mengomentari antusiasme para penggemar di Indonesia yang luar...

Mencoba Bunuh Diri, Penyanyi K-Pop Goo Ha-ra Dilarikan ke Rumah Sakit

Hello.id, Jakarta - Penyanyi Korea Selatan Goo Ha-ra, mantan anggota grup K-pop Kara, masuk ke rumah sakit, Minggu (26/5/2019) setelah melakukan upaya...

Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.