Home OPINI PUBLIK PSI Makin Tenggelam, Pasca Bikin Award Kebohongan

PSI Makin Tenggelam, Pasca Bikin Award Kebohongan

GRACE NATALIE (GN) dan kawan-kawannya menyangka bahwa pemberian award kebohongan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada Prabowo dan Sandi, akan membuat nama capres dan cawapres itu ternoda. Keliru total. Tak akan pernah.

Sebaliknya, award kebohongan akan dianggap oleh rakyat sebagai kampanye hitam (black campaign) terhadap Prabowo-Sandi. Rakyat malah akan semakin memperkuat dukungan untuk paslon 02 ini. Sebab, yang berbohong bukan Prabowo-Sandi. Dari mana mereka bisa dikatakan berbohong? Mereka tak pernah melanggar janji kepada rakyat.

Yang justru berbohong adalah Jokowi. Seluruh rakyat tahu itu. Mereka tak lupa pada 66 janji Jokowi yang sebagian besar tinggal janji. Artinya, Jokowilah yang jelas dan terang-benderang melakukan pembohongan.

BACA JUGA : Bikin Onar, Grace Natalie Dkk Dilaporkan Polisi

Agak mengherankan kenapa para pengurus PSI menjadi ‘tidak cerdas’. Award kebohongan itu menunjukkan kebodohan GN dan kawan-kawan. Award ini merupakan ‘dirty job’ yang akan merugikan PSI sendiri. Yang akan menjadi bumerang.

Seharunya GN tidak berinisiatif yang kontra-produktif seperti ini. Awarad itu merupakan muslihat partai-partai besar di koalisi Jokowi untuk menghancurkan total Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

PSI ‘dikerjai’ oleh partai-partai kolisi Jokowi. Partai-partai besar pasti tak mau menyerang pribadi Prabowo-Sandi. Karena akan berbalik kepada mereka. Yang menggagas award kebohongan itu akan dihukum di bilik suara pileg 17 April 2019.

Bagaimana logikanya? Award itu akan semakin memperkuat simpati rakyat kepada Prabowo-Sandi. Membuat rakyat semakin yakin bahwa Prabowo-Sandi sangat ditakuti oleh partai-partai dan orang-orang korup.

PSI Makin Tenggelam

Sekarang, posisi PSI semakin runyam. Sudah dicap anti-Islam (anti-syariah), sekarang ditambah main kampanye hitam.

Entahlah kalau mereka melakukan “sekali mandi, biarlah basah kuyub”. Artinya, mereka pun disurvai oleh Denny JA tidak bakal masuk ke DPR. Barangkali, ke DPR juga belum tentu masuk, sekalian saja serang pribadi Prabowo-Sandi. Semakin dipastikan tenggelamnya.

Tetapi, GN dan kawan-kawan masih punya waktu tiga bulan. Sekarang, mereka bisa menyampaikan permintaan maaf kepada Prabowo-Sandi atas award kebohongan itu. Pasti dimaafkan.

Ini langsung kepada Grace Natalie: segera tarik lagi award yang tak memberikan ‘political gain’ apa-apa kepada kalian. Setelah itu, lakukan kampanye positif. Jalin komunikasi politik dengan orang-orang yang kalin anggap musuh.

Dari mana Anda belajar politik, kok sejal awal berdiri Anda telah menyiapkan musuh-musuh Anda? Tak punya musuh saja belum tentu bisa mulus tampil menjadi partai yang diperhitungkan.

Belum apa-apa sudah Anda jadikan Prabowo-Sandi sebagai musuh. Anda posisikan Islam dan umat Islam sebagai sistem nilai yang akan Anda hancurkan. Ada apa dengan jalan pikiran Anda, Bu Grace Natalie? (*)

[Oleh : Asyari Usman. Penulis adalah wartawan senior]

(*) Artikel ini sudah dipublikasikan di media Opiniindonesia.com. Untuk membaca tulisan Asyari Usman yang lainnya, silahkan KLIK DI SINI.


Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.

Must Read

Teh Chamomile Efektif Bantu Tidur, Benarkah?

Hello.id, Jakarta - Teh chamomile diklaim sejumlah pihak dapat membantu seseorang untuk dapat tidur malam dengan cepat jika diminum jelang waktu istirahat.

Lima Manfaat Selada Romaine, Lawan Kanker Hingga Lindungi Tulang

Hello.id, Jakarta - Lactuca sativa atau yang dikenal dengan selada romaine, sering dijumpai dalam berbagai hidangan salad. Meski tidak tergolong sebagai super...

Keanu Reeves dan Carrie Anne-Moss Bintangi Film “Matrix 4”

Hello.id, Jakarta - Keanu Reeves dan Carrie Anne-Moss dipastikan kembali membintangi film "Matrix 4", disutradarai Lana Wachowski yang juga membuat tiga film...

Menkes Datangi KPK Bicarakan E-Katalog Pengadaan Obat-Alat Kesehatan

Adilmakmur.co.id, Jakarta- Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (21/8/2019) untuk membicarakan soal e-katalog pengadaan...

Kemendagri Pastikan Jatim Tuan Rumah Pertemuan Selesaikan Soal Papua

Hello.id, Surabaya - Kementerian Dalam Negeri memastikan Jawa Timur menjadi tuan rumah pertemuan dan silaturahim membahas penyelesaian tentang persoalan di Papua serta...

Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.