Home EKONOMI & BISNIS Korporasi Merpati Nusantara Airline akan Buat Pergerakan di 2019

Merpati Nusantara Airline akan Buat Pergerakan di 2019

Hello.id, Jakarta – Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airline (Persero), Capt Asep Ekanugraha, ingin maskapai Merpati sebisa mungkin membuat pergerakan pada 2019 ini.

“Kalau kami, punya keinginan tetap pada 2019 sebisa mungkin harus ada pergerakan dari Merpati, bagaimanapun caranya itu,” ujar dia, kepada awak media di Jakarta, Kamis (3/1/2019).

Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airline (Persero), Capt Asep Ekanugraha.

Ia lebih lanjut menjelaskan, saat ini Merpati mengikuti lanjutan program dari Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terkait homologasi dan menunggu arahan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara.

“Kita mengikuti lanjutan program dari PKPU terkait homologasi, kemudian sekarang penerusan programnya itu masuk ada tentang privatisasi, jadi yang kita pahami mestinya tinggal menunggu arahan dari Kementerian BUMN ini untuk langkah proses berikutnya di privatisasi,” ujar dia.

Menurut dia, proses berikutnya terkait homologasi yakni harus mendapatkan persetujuan dari pemegang saham, keputusan grup atas homologasi, kemudian ada juga persyaratan berikutnya adalah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan mengenai masalah pajak dan DPR.

“Jadi memang panjang tahap-tahap berikutnya,” ujar dia, usai menghadiri acara menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat struktural Kementerian BUMN.

“Kalau kami ikut dari Kementerian (BUMN), apakah kemudian bisa masuk dalam rangkaian seperti apa, kita ikut (arahan) dari kementerian,” kata dia.

Sebelumnya, PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yang sejak 1 Februari 2014 berhenti beroperasi akibat kesulitan keuangan akan beroperasi lagi pada 2019 menyusul restrukturisasi dan revitalisasi perusahaan.

“Rencana perusahaan pada saat dimulainya operasi penerbangan lagi tahun depan akan dilakukan di Biak, Provinsi Papua, yang selama ini merupakan salah satu basis utama Merpati,” kata Ekanugraha.

Saat ini pemerintah, khususnya Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan, serta investor swasta telah menyatakan bahwa maskapai Merpati perlu dihidupkan kembali mengingat keberadaannya diyakini sangat dibutuhkan untuk mengimbangi maskapai swasta yang ada saat ini. (aji)


Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.

Must Read

Tak Sangka, Ternyata Ini Alasan Kivlan Minta Perlindungan ke Wiranto

Hello.id, Jakarta - Kuasa hukum Kivlan Zen , Muhammad Yuntri, mengatakan pihaknya tak mempermasalahkan surat permohonan perlindungan terhadap kliennya ditolak oleh Menteri...

Kuasa Hukum Prabowo Permasalahkan Ajakan Pakai Baju Putih saat Nyoblos

Hello.id, Jakarta - Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) menilai ajakan calon presiden petahana Joko Widodo memakai baju putih saat pencoblosan...

Kubu Prabowo Kutip Pernyataan Yusril saat Gugatan Pilpres 2014

Hello.id, Jakarta - Tim kuasa hukum capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mengutip pernyataan Ketua Tim Kuasa Hukum dan Advokasi Tim...

Mantan Penasihat KPK Pimpin Demo Kawal Sengketa Pilpres di MK

Hello.id, Jakarta - Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi, Abdullah Hehamahua memimpin aksi demonstrasi yang dilakukan massa mengatasnamakan Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat.

Massa Pengawal Sengketa Pilpres Mulai Berdatangan ke MK

Hello.id, Jakarta - Sejumlah massa yang mengatasnamakan Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat mendatangi kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, untuk mengawal jalannya...

Hubungi redaksihello.id@gmail.com atau 0878-15557788, jika kegiatan (korporasi atau institusi) Anda ingin diberitakan di media ini.